Pentingnya Backup

Nama saya Raymond, saya mau berbagi sedikit pengalaman saya selama magang. Pada awal magang saya belajar menjadi Front End Web Developer. Karena saya sudah lama tidak coding web sehingga saya harus banyak membaca referensi-referensi yang ada untuk refresh kembali dan apa yang sudah diajarkan di kampus. Setelah turun mengerjakan proyek sungguhan, ternyata pelajaran kampus sangat sedikit yang bisa diimplementasikan. Oleh karena itu pada saat magang banyak sekali hal-hal yang baru yang saya pelajari,  dan menurut saya semua tips ini sangat berguna untuk dijadikan pengalaman sebelum bekerja.

Proyek pertama yang saya kerjakan adalah membangun web registrasi. File dan code yang saya kerjakan hanya ditaruh di local computer sebagai mirror, file aslinya diupload di server sehingga saya bisa melihat langsung halaman registrasi yang saya kerjakan di browser internet.

Masalah

Setelah pengaturan awal, saya sudah bisa mulai maju mengerjakan proyek. Beberapa minggu berjalan, saya mulai terbiasa dalam mendesign web. Kadang saat saya mendesign, ada beberapa rekan magang saya juga menemui masalah yang sama sehingga kita dapat bertukar pikiran, walaupun kita mengerjakan proyek yang berbeda-beda.

Pada suatu ketika saya sedang mencari-cari referensi untuk masalah yang saya temui. Setelah menemukan, saya copy paste ke file code yang sedang saya kerjakan. Tanpa banyak periksa, saya langsung upload file ke server. Ternyata saya  mengupload ke direktori yang salah, sehingga membuat situs utama gagal compile. Disini Saya baru sadar ketika saya membuka web yang saya buat. Parahnya saya tidak punya file back up untuk proyek yang saya timpa tersebut. Saya pun panik dan tidak tahu harus berbuat apa. Saya langsung lapor ke atasan saya, dan atasan saya pun langsung mencari apakah masih ada back up dari proyek tersebut atau tidak.

Untung saja suasana kerja disini terbilang serius tapi santai. Waktu ada salah coding, kita semua selalu tertawa dan bahkan sampai membuat istilah “error gopek”, karena biasanya error ini berarti seseorang membuat kesalahan sederhana seperti hilang titik koma, atau kurang kutip penutup. Hanya saja karena kesalahan saya, seluruh situs tidak berjalan, jadi ini bukan sesuatu yang bisa ditertawakan.

Penyelesaian

Untung saja setelah mencari di komputer yang lain, backup file-file untuk proyek tersebut ditemukan. Semenjak dari itu saya belajar sesuatu yang biasanya disepelekan, yaitu belajar untuk membackup file sebelum mengerjakan proyek, dan jangan mengandalkan orang lain untuk membackup data tetapi harus sadar sendiri untuk selalu membackup data yang penting.


Ingin membaca pengalaman lain? Banyak sekali pengalaman selama masa internship yang dikumpulkan anggota kami. Pantau terus !